Motivasi untuk Mereka yang Bosan Menunggu – Ustadz Muhammad Yassir, Lc. – Yufid.TV | Grosirkita.com

Menunggu… katanya membosankan Menanti… katanya menjemukan. benar tidak ungkapan seperti ini? Sebelumnya mari kita lihat, ternyata kita semua ini sedang menanti semua kita sedang menunggu… seorang ibu hamil, menanti anaknya lahir seorang bapak menunggu dari pekerjaannya untuk mendapatkan gaji seorang anak yang sekolah di SD menunggu untuk tamat SD yang sekolah SMP menunggu tamat SMP yang sekolah di SMA menunggu tamat SMA yang kuliah menunggu untuk tamat kuliah kita semua sedang menunggu orang sakit menunggu untuk sehat seorang petani menunggu dari menanam untuk mendapatkan hasil panen seorang pengusaha menunggu dari menanam modal untuk mendapatkan hasil Sebenarnya kita semua menunggu sebenarnya kita semua menanti tapi apakah kita pernah merasa bosan? apakah seorang ibu yang hamil bosan dalam penantiannya sehingga menggugurkan kandungannya anak kuliah bosan dengan kuliahnya dan keluar sebelum waktunya ternyata tidak ada mengapa? karena ketika mereka menanti mereka aktif dalam kegiatan sehari-hari mereka tidak punya waktu kosong mereka tidak hanya termenung tidak hanya terpaku bertopang tangan tapi ada kegiatan yang mereka lakukan ibu hamil kegiatannya memasak melakukan kegiatan sehari-hari petani menanti dengan kegiatannya yang lain dia tidak hanya setiap hari duduk di sawah, termenung dan menunggu kapan ini panen.

tidak pernah.. oleh karena itu, mereka tidak bosan jadi sebenarnya, menanti itu tidak bosan menunggu juga tidak menjemukan yang membosankan adalah kehidupan tanpa kegiatan.. hidup tanpa aktivitas hanya duduk, terpaku merenung, mematung… memandangi langit memandangi pandangan kosong…, itulah yang membuat kita merasa jemu waktu terasa lama.. masa terasa panjang itu yang membuat penantian kita menjemukan. Di masa hidup ini, kita juga sedang menanti.. menanti datangnya ajal menanti datangnya malaikat maut yang akan mencabut nyawa kita apakah penantian ini akan kita penuhi dengan termenung saja, tanpa kegiatan? tentu tidak.. kita menanti dengan melakukan ibadah sehari-hari kita menanti dengan melakukan kegiatan sehari-hari yang bermanfaat bagi kita, dan bermanfaat bagi teman-teman kita, keluarga kita sehingga, penantian kita menunggu malaikat maut untuk mencabut nyawa..

tapi penuh dengan kegiatan ibadah yang bermanfaat Allah berfirman, مِنَ الْمُؤْمِنِينَ رِجَالٌ صَدَقُوا مَا عَاهَدُوا اللَّهَ عَلَيْهِ فَمِنْهُمْ مَنْ قَضَى نَحْبَهُ وَمِنْهُمْ مَنْ يَنْتَظِرُ وَمَا بَدَّلُوا تَبْدِيلًا "Diantara orang mukminin.. ada yang.. menepati janjinya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala janji apa? janji asyhadu an laa ilaaha allallaah untuk beribadah hanya kepada Allah Ta'ala diantara mereka, kaum mukminin ini ada yang sudah meninggal diantara mereka ada yang.. masih hidup menunggu untuk dipanggil dan kita manusia, tidak bisa mengganti kehendak Allah Ta'ala saudara kita sudah ada yang meninggal bertemu Allah, membawa bekal amalannya..

dan kita yang masih hidup sebenarnya sedang menunggu untuk bertemu dengan mereka untuk berjumpa dengan mereka selanjutnya, apa yang akan kita lakukan dalam penantian ini? jangan sia-siakan jangan sampai penantian ini membosankan dan menjemukan penuhilah dengan aktivitas yang bermanfaat bagi kita pribadi dan bagi umat islam seluruhnya…