Grosir | Grosirkita.com

Pengertian Grosir

Grosir adalah pedagang besar yang membeli barang dalam jumlah besar yang biasanya memperoleh barangnya langsung dari pabrik atau produksinya kemudian menjual lagi barangnya kepada pedagang lain atau pengecer dan tidak menjual langsung kepada konsumen. Seringkali kita jumpai bahwa kumpulan dari beberapa grosir dari suatu produk berkumpul dalam suatu tempat dan membuat pusat grosir.

Ada bermacam-macam pusat grosir yang dapat kita jumpai, diantaranya pusat grosir sepatu dan sandal, pusat grosir tas, pusat grosir pakainan jadi, pusat grosir taswanita, perhiasan, asesoris, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Nah biasanya jika kita belanja di grosir tidak bisa eceran, ada batas minimal tertentu, misalnya 1 lusin atau sejumlah 12 buah atau ada juga yang pakai sistem kodi atau 20 buah. dengan persyaratan seperti ini maka wajar jika pembeli di grosir adalah para pedagang karena memang untuk dijual kembali kepada konsumen.

Pusat grosir di Indonesia yang sudah sangat terkenal adalah pusat grosir tanah abang, jakarta, konon pusat grosir ini adalah yang terbesar se asia tenggara. Disini mejual berbagai macam produk garmen, tekstil dan pakaian jadi. pusat grosir ini sangat besar dan terbagi dalam beberapa blok. dalam satu blok bisanya menjual rumpun produk yang sama, misalnya menjual busana muslim, maka setiap grosir di blok ini akan menjual busana muslim, ini memudahkan para pembeli untuk memilih produk yang akan dibelinya.

Untuk sahabat yang ingin memulai bisnis, terutama bisnis niaga atau perdagangan segera temukan pusat grosir yang menjual barang sesuai dengan apa yang ingin sahabat sekalian jual. pertanyaanya adalah kenapa kita membelinya ke grosir? apakah tidak lebih jika beli langsung dari pembuatnya?  disini perlu kita cermati bahwa jika kita barang dari grosir justru akan mendapatkan harga lebih murah daripada jika langsung membelinya dari produksinya. kok bisa? tentu saja bisa karena biasanya antara grosir dan pabriknya atau pembuat barang ada perjanjian khusus yang mana pihak produsen tidak boleh menjual produk dengan harga yang dijual oleh grosir, bahkan seringkalijika kita beli dari pabriknya langsung malah dapat harga eceran.